Cara Investasi Reksadana Bagi Pemula yang Harus Diketahui 

cara investasi reksadana bagi pemula

Reksadana merupakan suatu wadah untuk dana investasi yang dikumpulkan dari masyarakat. Dana tersebut lalu diinvestasikan dan dikelola oleh manajer investasi ke aneka instrumen investasi, seperti obligasi, saham dan pasar uang. Cara investasi reksadana bagi pemula juga cukup mudah. 

Reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang sering dipilih karena berpotensi mendapatkan banyak keuntungan. Instrumen investasi ini sangat cocok dipilih oleh investor pemula. Alasannya karena mudah untuk dijalankan serta bisa mendapatkan return yang cukup besar dalam jangka waktu tertentu.

6 Tahap Penting Cara Investasi Reksadana Bagi Pemula

1. Menentukan Tujuan Keuangan

cara investasi reksadana bagi pemula
Tentukan dahulu tujuan keuangan yang dimiliki

Tahap pertama yang harus dilakukan sebelum memilih reksadana adalah menentukan tujuan keuangannya. Apakah dana tersebut akan digunakan untuk dana pendidikan, haji, pensiun, membeli rumah dan tujuan lainnya. Mengetahui tujuannya dengan jelas bisa mempermudah Anda dalam memilih jenis reksadana terbaik. 

Apabila Anda ingin investasi reksadana dengan tujuan jangka panjang maka direkomendasikan untuk memilih reksadana jangka panjang. Contohnya seperti reksadana saham. Jika hanya untuk mencoba, disarankan untuk menggunakan reksa dana kurang dari satu tahun, seperti pasar uang.

2. Mengetahui Apa Itu Reksadana

Sebelum terjun lebih jauh dalam investasi reksadana sebaiknya mengetahui apa itu reksadana. Hal ini sangat penting diketahui, seperti sistemnya seperti apa sehingga jika terjadi masalah tidak akan mengalami kerugian. Perlu diketahui jika reksadana ini menggunakan pihak ketiga yang disebut Manajer Investasi (MI).

Manajer investasi ini yang nantinya akan mengelola uang yang Anda investasikan. Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk membeli saham, obligasi, pasar uang dan sebagainya. Bisa dibilang instrumen investasi ini memang sangat cocok untuk pemula. 

3. Mengetahui Jenis-Jenis Reksadana dan Risikonya

cara investasi reksadana bagi pemula
Pahami berbagai jenis reksadana yang ada serta resikonya

Instrumen investasi ini memiliki empat jenis yang bisa Anda pilih. Anda harus mengetahui keempat jenis investasi tersebut beserta resikonya. Pertama, ada Reksadana Pasar Uang yang memiliki jangka waktu kurang satu tahun dan instrumen yang digunakan deposito perbankan dan juga obligasi. Jenis ini memiliki risiko rendah tetapi hasilnya juga sedikit. 

Kedua, Reksadana Pendapatan Tetap atau obligasi yang cocok untuk jangka waktu menengah sekitar 1-3 tahun. Ketiga, reksadana campuran dimana 79% dananya pada saham, obligasi dan deposito. Reksadana ini cocok untuk jangka waktu menengah 3-5 tahun. 

Terakhir, Reksadana Saham yang cocok untuk jangka waktu panjang lebih 5 tahun. Risikonya cukup tinggi tetapi keuntungan yang diperoleh juga besar. Begitupun dengan potensi kerugiannya.

4. Memilih Reksadana yang Akan Dibeli

Tahap selanjutnya yaitu Anda diharuskan untuk memilih jenis reksadana yang akan dibeli. Pertimbangan dalam melakukannya yaitu mengenai jangka waktu, kepentingan dan risiko yang akan dihadapi. Supaya mendapatkan informasi yang lengkap dan rinci sebaiknya membaca prospektus reksadana. 

Alternatif lainnya untuk mendapatkan informasi mengenai produk reksadana yaitu melalui dokumen Fund Factsheet. Biasanya dokumen ini diterbitkan satu bulan sekali oleh Manajer Investasi. Pelajari semua hal mengenai investasi ini, terutama caranya seperti apa.

5. Mendatangi Tempat Penjualan Reksadana

cara investasi reksadana bagi pemula
Datangi tempat penjualan reksadana

Langkah selanjutnya adalah mendatangi penjual. Setelah Anda menentukan reksadana apa yang akan dibeli, selanjutnya mencari tahu si situs web manajer investasi reksadana. Tujuannya untuk mencari informasi apakah bisa membeli langsung reksadana tersebut dari MI atau melalui agen penjual.

Setelah mengetahui tempat untuk membeli reksadana tersebut berikutnya tinggal datang dan juga membuka rekening investasi reksadana. Jika menggunakan rekening bank, usahakan untuk datang ke kantor cabang utama. Alasannya karena tidak semua kantor cabang bisa melayani pembukaan rekening investasi reksadana.

6. Membeli Reksadana

Apabila Anda membeli reksadana langsung dari MI biasanya akan diminta untuk mentransfer uang sesuai dengan yang diinginkan. Setelah itu kirimkan atau berikan bukti transfer tersebut ke CS dari MI supaya diproses sebagai pembelian awal. Rekening untuk penyetoran reksadana harus nama reksa dana tersebut bukan rekening pribadi atau perusahaan.

Nah itulah 6 tahap cara investasi reksadana bagi pemula yang harus diketahui. Diharapkan penjelasan diatas bisa membantu Anda yang berencana akan terjun ke dunia investasi reksadana. Semoga bermanfaat. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *