Panduan Lengkap Cara Investasi Reksadana di Bank Mandiri

cara investasi reksadana

Reksadana merupakan salah satu instrumen dari investasi. Reksadana itu sendiri  merupakan suatu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang kemudian diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.  Di Indonesia sendiri ada banyak Agen penjual Efek Reksa Dana salah satunya adalah Bank Mandiri. Sebagai Agen Penjual Efek Reksadana, Bank Mandiri bertugas untuk melakukan penjualan efek reksa dana berdasarkan kontrak kerja dengan manajer investasi sebagai pengelola dana. Lalu bagaimana cara investasi reksadana di Bank Mandiri?

Cara Investasi Reksadana di Bank Mandiri

Sebelum itu, harus dipahami bahwa, ada beberapa pihak yang  memiliki kaitan dengan reksadana antara lain Manajer Investasi, Bank Kustodian dan juga Agen Penjual Efek Reksadana. Adapun tugas dari manajer investasi adalah mengelola portofolio reksadana.  Sedangkan Bank Kustodian merupakan pihak yang melakukan administrasi maupun pencatatan dan juga penyimpanan aset reksa dana. Cara yang harus ditempuh untuk melakukan investasi ini juga tidak sulit. Berikut langkah-langkahnya:

1. Mengetahui Kebutuhan dan Tujuan Investasi Reksadana 

cara investasi reksadana
Pahami Terlebih Dahulu Apa Tujuan Investasi

Sebelum memutuskan membeli investasi reksadana terlebih dahulu harus mengetahui tujuannya apa. Misalnya untuk membeli rumah, menikah, membeli mobil, liburan ke luar negeri atau lainnya. 

Setelah mengetahui tujuannya apa selanjutnya menentukan berapa jangka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Bisa satu tahun, lima tahun, tujuh tahun atau sepuluh tahun. Apabila sudah mengetahui tujuan dan menentukan berapa jangka waktu yang dibutuhkan maka besar kemungkinan tujuan akan bisa tercapai.

2. Mengenali Karakter Investasi dan Profil Risiko 

Setelah mengetahui tujuan dan jangka waktu yang dibutuhkan selanjutnya harus mengenali karakter investasi dan juga profil risiko lebih jauh. Misalnya instrumen investasi apa yang terbaik untuk Anda? investasi emas, saham, deposito atau reksadana.

Lalu seperti apa profil risikonya? Konservatif, moderat atau agresif. Supaya bisa mengetahui profil risiko lebih mendalam sebaiknya menghubungi investasi mandiri atau mengisi profil pemodal.

3. Membuka Rekening Investasi 

cara investasi reksadana
Mulai Buka Rekening Investasi

Setelah mengetahui instrumen investasi apa yang cocok dan kebetulan yang cocok adalah investasi reksadana maka segera membuka rekening investasi di Bank Mandiri. Untuk membuka rekening investasi reksadana bisa dilakukan dengan dua cara yaitu datang langsung ke Mandiri Investasi atau ke agen penjual. 

4. Datang Ke Bank Mandiri

Setelah membuka rekening investasi selanjutnya membeli reksadana melalui kantor cabang Bank Mandiri. Pembelian ini bisa dilakukan melalui customer service. Sebenarnya pembelian investasi reksadana bisa dilakukan secara online. Tetapi jika Anda sebagai pemula dan ingin bertanya-tanya tentang investasi reksadana maka tidak ada salahnya jika langsung menemui customer service.

Setelah menemui customer service Anda akan diminta untuk mengisi formulir. Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan yaitu KTP dan juga NPWP. Selain itu juga harus mempersiapkan dan untuk investasi.

5. Menyetor Uang Pembelian Reksadana  

cara investasi reksadana
Mulai Setorkan Uang Pembelian Pertama

Pembelian awal reksadana melalui Bank mandiri sebesar Rp 500.000 dan disetor langsung melalui teller. Sedangkan untuk pembelian selanjutnya bisa disesuaikan dengan unit yang dipilih. Sebaiknya memilih produk reksadana sesuai kemampuan keinginan.  

Jangan sampai Anda memilih produk reksadana yang salah, sebaiknya produk yang dipilih sesuai dengan tujuan berinvestasi dan juga kemampuan finansial. Sehingga tidak akan menimbulkan banyak masalah keuangan.

6. Memonitor Pertumbuhan Investasi Secara Berkala 

Setelah investasi reksadana yang dilakukan sudah mulai berjalan, jangan lupa untuk memonitornya secara berkala. Memonitor investasi reksadana bisa dilakukan setiap 6 bulan sekali atau satu tahun. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa investasi reksadana masih berada di jalur yang tepat.

Itulah panduan lengkap cara investasi reksadana di Bank Mandiri. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *