Mana yang Lebih Baik? Investasi Emas atau Deposito?

investasi emas atau deposito

Sebelum membahas mana yang lebih baik di antara investasi emas atau deposito, mari mencari tahu apa itu kedua jenis investasi tersebut. Saat ini banyak orang yang lebih suka menggunakan uang yang dimiliki untuk investasi daripada untuk berfoya-foya. Dan bagi pemula investasi emas mungkin bisa menjadi pilihan terbaik.

Mengenal Instrumen Investasi Emas dan Deposito 

investasi emas atau deposito
Emas dan Deposito Sebagai Instrumen Investasi

Investasi emas dilakukan di Pegadaian, Bank, PT Antam dan sebagainya, bisa dalam bentuk emas batangan, trading emas, tabungan emas maupun konsinyasi emas. Seperti yang diketahui bahwa investasi emas sangat mudah dilakukan, mendapatkan keuntungan cukup banyak dan juga memiliki risiko rendah. Untuk mempermudah penggunanya saat ini juga bisa investasi emas online melalui aplikasi E-Mesin, Tokopedia dan juga Bukalapak.

Sedangkan deposito merupakan jenis investasi yang sudah sering dilakukan oleh banyak orang. Berbeda dengan investasi emas berbentuk fisik, deposito jenis investasi dalam bentuk uang. Uang yang didepositokan disetorkan ke bank dalam jumlah tertentu dengan jangka waktu tertentu juga misalnya 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan dan sebagainya. 

Sebelum habis jangka waktu yang menjadi kesepakatan pemilik dan pihak bank maka uang tidak bisa diambil. Selama jangka waktu tersebut Anda akan mendapatkan bunga yang akan dibayarkan pada akhir periode.

Lalu, Lebih Baik Investasi Emas atau Deposito?

1. Bentuk dan Jenisnya

investasi emas atau deposito
Pilih Emas atau Deposito?

Investasi emas memiliki dua bentuk yaitu emas berbentuk fisik dan trading emas. Akan tetapi sangat disarankan untuk menginvestasikan emas batangan karena lebih menguntungkan dibandingkan investasi emas perhiasan. Terlebih jika emas batangan tersebut diproduksi oleh Antam yang sudah memiliki sertifikat resmi dan tentunya juga sudah dikenal, kualitasnya pun tidak diragukan lagi. Supaya emas batangan bisa terjamin keamanannya bisa diinvestasikan di Pegadaian, PT Antam ataupun Bank.

Deposito merupakan jenis investasi yang ditawarkan oleh bank. Dimana ada dua jenis deposito yaitu deposito jangka panjang dan deposito on call. Deposito jangka panjang menjadi yang paling sering digunakan karena memiliki jangka waktu tertentu mulai satu bulan hingga 24 bulan sesuai kesepakatan 2 belah pihak. Sedangkan deposito on call tabungan yang hanya berjangka waktu tujuh hari atau kurang dari sebulan. 

2. Imbal Hasil

Seperti yang diketahui jika investasi emas kebal terhadap inflasi, harganya cenderung naik sehingga dinilai lebih stabil. Apabila investasi emas dalam bentuk emas batangan maka keuntungannya bisa diperoleh beberapa tahun kemudian karena merupakan investasi emas jangka panjang. Meski begitu nantinya akan memberikan imbal hasil relatif tinggi karena harga emas batangan cenderung naik.

Imbal hasil investasi deposito diperoleh dari sistem bunga atau bagi hasil. Sistem bunga maupun bagi hasil diberikan oleh bank dengan jumlah yang lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan biasa. karena alasan tersebut maka uang yang disimpan bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu. imbal hasil tersebut bisa diambil sesuai kesepakatan di perjanjian awal.

3. Risiko 

investasi emas atau deposito
Baik Emas atau Deposito Memiliki Resiko Investasi

Risiko investasi emas sangat rendah tapi bukan berarti tidak ada risiko sedikitpun. Salah satu resikonya adalah kehilangan emas fisik tersebut. Emas batangan sangat mudah dipindah tangankan sehingga sangat mungkin dicuri maupun dirampok. Untuk itu ketika investasi emas fisik sebaiknya menyimpannya di tempat yang terjamin keamanannya seperti Pegadaian, PT Antam atau Bank daripada disimpan di rumah.

Risiko investasi deposito sangat rendah karena sudah aman karena dan telah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Yang perlu diketahui bahwa bunga deposito tergolong rendah sehingga sulit melawan inflasi dan kurang menguntungkan dalam jangka waktu panjang.

Baik investasi emas atau deposito pada dasarnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Akan tetapi, semua kembali kepada diri kita sendiri mana yang bisa dipilih. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *