Ingin Untung Cepat? Coba Jenis Investasi Jangka Pendek Ini

investasi jangka pendek

Apabila kamu memiliki dana lebih, daripada dibiarkan mengendap di dalam tabungan maka lebih baik dana tersebut diinvestasikan. Melakukan investasi dapat memberikan keuntungan yang berlipat ganda di masa depan. Buat para pemula yang baru mulai dan ingin belajar, maka bisa mencoba investasi jangka pendek.

Investasi jangka pendek dilakukan dengan tujuan mendapat keuntungan dalam waktu yang singkat, yaitu sekitar satu tahun. Apa saja jenis investasi yang termasuk jangka pendek? Kalau kamu penasaran, silahkan simak terus artikel berikut ini. Namun sebelumnya kenali apa yang dimaksud dengan investasi berjangka pendek.

Apa yang Dimaksud Investasi Jangka Pendek?

Dilihat dari namanya, tentu kamu bisa menebak apa yang dimaksud dengan investasi jangka pendek. Investasi ini disebut pendek karena hanya berjangka waktu sekitar satu tahun. Biasanya investor menggunakannya sebagai tambahan dana bagi kebutuhan jangka pendek. Apa saja yang termasuk investasi jenis ini?

1. Deposito

investasi jangka pendek
Berinvestasi di instrumen deposito

Deposito sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menabung. Bedanya dengan tabungan adalah kamu tidak bisa mengambil uang yang sudah disimpan ke dalam rekening deposito sewaktu-waktu. Pihak bank sudah menetapkan jangka waktu pencairan deposito yang bisa kamu pilih, apakah setahun, 3 tahun, bahkan lebih.

Kamu bisa memilih jenis deposito berjangka, deposito on call, deposito jangka pendek atau sertifikat deposito dengan waktu setahun atau kurang. Deposito menjanjikan suku bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Bunga dari deposito bisa langsung ditransfer ke rekening pribadi investor setiap bulan.

2. Reksa Dana Pasar Uang

Salah satu investasi  dalam jangka pendek yang bisa kamu pilih adalah reksa dana pasar uang. Pada reksa dana jenis ini, uang yang kamu investasikan akan ditempatkan seluruhnya pada instrumen pasar uang. Contohnya seperti obligasi, deposito berjangka, dan Sertifikat Bank Indonesia.

Reksa dana pasar uang memiliki jangka waktu efektif hanya sekitar 1 tahun. Jenis investasi ini minim resiko sehingga relatif aman. Bunga yang ditawarkan juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata angka inflasi di Indonesia.

3. Obligasi Negara Ritel (ORI)

investasi jangka pendek
Investasi di Obligasi Negara Ritel (ORI)

Instrumen investasi ini cukup populer di Indonesia. Pada dasarnya ORI adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Semestinya obligasi memiliki memiliki tingkat risiko yang rendah karena dijamin langsung oleh pemerintah. Jenis investasi ini memiliki jangka waktu satu bulan hingga satu tahun.

Sayangnya meski risiko rendah, jumlah minimal untuk melakukan investasi ORI ini cukup tinggi. Besarnya yaitu dimulai dari 3 juta rupiah untuk jangka waktu 3 tahun. Investor bisa memilih untuk menyimpannya hingga jatuh tempo atau menjualnya untuk mendapatkan capital gain.

4. Saving Bonds Ritel (SBR)

SBR juga merupakan produk investasi berupa surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Membeli SBR berarti kamu adalah pemberi pinjaman kepada penerbit obligasi, yaitu negara. Dana yang terkumpul dari investasi ini akan digunakan untuk keperluan pemerintahan.

Investasi ini tergolong sangat aman karena dijamin sendiri oleh pemerintah. Bunga yang dijanjikannya juga cukup besar. SBR menjanjikan return di kisaran angka 7%, lebih tinggi daripada deposito yang ada di kisaran 5-6%. SBR biasanya memiliki jangka waktu selama 2 tahun. 

Melakukan investasi di SBR telah menjadi hal yang menarik karena memiliki beberapa kelebihan. Selain return yang cukup tinggi dan diberikan setiap bulan, investasi ini memiliki fitur early redemption. Apa itu early redemption?

Early redemption merupakan fasilitas yang memungkinkan investor menerima pelunasan pokok oleh pemerintah sebelum jatuh tempo. Besaran maksimal yang diberikan adalah 50% dari total nilai investasi. Kelebihan lain adalah kamu sudah bisa berinvestasi SBR dengan dana mulai dari satu juta rupiah. 

Demikianlah 4 jenis investasi jangka pendek yang bisa dipilih untuk mengembangkan danamu. Silahkan pelajari lebih dalam mengenai jenis-jenis investasi tersebut sebelum menentukan pilihan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *