KPR Syariah

Promo hanya di KPR BNI syariah tanpa bunga dan cicilan murah 2021
KPR Syariah
KPR Syariah
Pendapatan min Rp 3.5 per bulan
Pendapatan bulanan
Bunga per bulan 3%
Rate Bunga
Min umur 19 tahun
Usia

KPR Syariah 2021: Keunggulan Wujudkan Hunian Impian Tanpa Riba

KPR Syariah menjadi metode pembiayaan yang diminati karena sistem pembiayaan bebas riba yang digunakan. Anda bisa mengajukan pembiayaan KPR Syariah untuk jangka waktu panjang, menengah atau panjang untuk mewujudkan hunian impian Anda. Penasaran? Yuk, intip informasi KPR Syariah berikut.

KPR Syariah dan Sistem yang Digunakan

Anda bisa menikmati layanan KPR Syariah di beberapa bank yang menyediakan transaksi berbasis syariah seperti KPR BNI Syariah, KPR BTN Syariah, KPR Mandiri Syariah, KPR BRI Syariah, KPR BCA Syariah, atau KPR Cimb Niaga Syariah. Aturan utama yang digunakan oleh KPR Syariah yaitu ditiadakannya bunga dalam pembiayaan rumah hasil kredit berbasis syariah. Bunga tersebut diganti dengan sistem bagi hasil atau jual beli. 

Jika ada tambahan kembalian biaya dana yang Anda pinjam, maka bank tidak memberikan bunga pinjaman melainkan:

  • Profit margin, yaitu akad yang digunakan jual beli atau murabahah. Di sini, bank akan membeli rumah yang Anda kehendaki atau dari developer yang kemudian akan dijual kembali pada Anda sebagai nasabah.
  • Membuatkan rumah, di mana dalam akad jual beli, Anda bisa mengajukan pembuatan rumah dan kemudian Anda akan membayar pembiayaan untuk rumah tersebut.
  • Sistem sewa beli atau ijarah muntahiyah bi tamlik, Anda bisa mengajukan sewa rumah milik bank, yang di kemudian hari saat akhir sewa, bank menjual rumah tersebut kepada Anda sehingga hak milik berpindah kepada Anda.
  • KPR Syariah juga menggunakan akad bagi hasil yang dilakukan antara nasabah dan bank untuk kemudian dua pihak ini berbagi modal untuk pembelian rumah, hingga seiring berjalannya waktu, kepemilikan rumah berpindah ke tangan nasabah sampai rumah tersebut sepenuhnya milik nasabah. 

Cara dan Syarat Pengajuan KPR Syariah

Untuk mengajukan KPR Syariah, ada beberapa syarat yang perlu Anda penuhi di antaranya WNI berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat pelunasan dibuktikan dengan kepemilikan KTP. Anda juga disyaratkan supaya besar cicilan tidak melebihi 40% penghasilan bulanan. 

Mengenai pengajuan KPR Syariah, sebaiknya Anda perhatikan poin-poin berikut.

  1. Pastikan keberadaan rumah yang hendak Anda beli. Anda sebaiknya mencari informasi mengenai rumah atau properti yang hendak Anda beli ke developer yang sudah bekerja sama dengan bank tempat Anda mengajukan KPR Syariah.
  2. Siapkan persyaratan yang diminta pihak bank. Demi kelancaran Anda dalam pengajuan KPR Syariah dan supaya pihak bank menyetujui pengajuan Anda, sebaiknya Anda melengkapi persyaratan yang diminta pihak bank ketika mengajukan KPR Syariah.
  3. Kumpulan biaya KPR Syariah dan biaya jual beli properti. Pembelian rumah dengan KPR tidak hanya berfokus pada uang muka, namun Anda juga harus memikirkan komponen biaya lain seperti biaya administrasi, biaya provisi, biaya asuransi, biaya notaris, biaya pengikatan agunan, biaya pajak, dan balik nama.

Keunggulan dan Kekurangan Produk KPR Syariah

Anda bisa menikmati banyak keunggulan KPR Syariah, namun, Anda juga tidak bisa mengenyampingkan kekurangan yang dimiliki oleh KPR Syariah. Baik keunggulan maupun kekurangan KPR Syariah, sebaiknya bisa Anda gunakan sebagai pertimbangan sebelum mengajukan pinjaman ke KPR Syariah.

Keunggulan KPR Syariah

  • Anda akan menikmati angsuran yang pasti setiap bulannya karena tidak ada kenaikan angsuran.
  • KPR Syariah tidak terpengaruh terhadap fluktuasi suku bunga.
  • KPR Syariah tidak mengenal sistem value of money atau denda keterlambatan. Anda yang hendak melunasi cicilan sebelum waktunya pun tidak masalah selama margin yang ditetapkan di awal akad tetap dilunasi.
  • Nilai keadilan lebih terjamin karena pembebanan imbalan sangat jelas asal dan alasannya.

Kekurangan KPR Syariah

  • Akad yang dilakukan sangat bervariasi dan akan sedikit membingungkan bagi orang awam.
  • Anda diwajibkan mengeluarkan biaya dokumentasi hukum yang dilakukan melalui nota riil.
  • Memiliki masa pinjaman yang lebih singkat antara 1 tahun hingga 15 tahun saja, dibandingkan dengan KPR konvensional yang mencapai 25 tahun.
  • Nasabah juga tidak bisa menikmati keringanan cicilan saat suku bunga sedang turun karena suku bunga tetap sehingga angsuran pun tetap.