Pengertian Likuidasi dan Perbedaannya dengan Pembubaran Perseroan

likuidasi

Ketika belajar tentang ilmu akuntansi pasti akan menemukan istilah likuidasi. Perusahaan atau suatu usaha terkadang naik atau menurun. Apabila terus menurun biasanya perusahaan tersebut terpaksa harus gulung tikar. Kondisi seperti ini akan membuat perusahaan mengalami likuidasi. 

Istilah likuidasi seringkali didengar melalui berita atau membaca di media elektronik maupun cetak. Namun banyak masyarakat yang belum tahu apa arti dari istilah tersebut. Sebenarnya apa pengertian likuidasi dan perbedaannya dengan pembubaran perseroan? Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Likuidasi 

likuidasi
Memahami Pengertian Likuidasi

Lalu apa itu likuidasi? Ini adalah pembubaran suatu perusahaan meliputi pembayaran kewajiban kepada kreditor dan pembagian harta yang tersisa kepada pemegang saham. Pengertian lainnya yaitu suatu tindakan penyelesaian seluruh hak dan kewajiban bank sebagai akibat pembubaran badan hukum bank.

Likuidasi merupakan istilah yang merujuk pada proses untuk mengakhiri bisnis dan mendistribusikan asetnya kepada penuntut. Likuidasi bisa terjadi saat perusahaan sedang mengalami bangkrut. Dalam kondisi ini perusahaan tidak bisa membayar kewajibannya saat jatuh tempo. Kewajiban tersebut berupa membayar kreditor dan pemegang saham. 

Kesimpulannya bahwa likuidasi merupakan salah satu istilah yang ditemukan dalam ilmu akuntansi. Istilah ini sering digunakan untuk menunjukkan posisi keuangan atau kekayaan suatu organisasi perusahaan. Perlu diketahui jika banyak kasus bank terlikuidasi karena beberapa hal. 

Perbedaannya dengan Pembubaran Perseroan

1. Berdasarkan Keputusan RUPS Perseroan 

Pembubaran suatu perseroan bisa dilakukan apabila terlebih dahulu mengajukan usulan pembubaran perseroan. Adapun pihak yang bisa mengajukan usulan pembubaran kepada RUPS adalah Direksi. Dewan Komisaris atau satu pemegang saham atau lebih. Pemegang saham yang harus mewakili harus 1/10 bagian dari jumlah seluruh saham. 

2. Jangka Waktu Berdirinya Perseroan yang Ditetapkan dalam Anggaran Dasar Telah Berakhir 

likuidasi
Perbedaan Berdasarkan Jangka Waktu Berdirinya

Pembubaran Perseroan bisa dilakukan karena berakhirnya jangka waktu berdirinya telah habis di dalam anggaran dasar. 30 hari setelah jangka waktu berdirinya Perseroan berakhir RUPS akan menetapkan penunjukkan likuidator. Dalam jangka waktu tersebut Direksi tidak diperbolehkan untuk melakukan perbuatan hukum baru atas nama Perseroan. 

3. Berdasarkan Penetapan Pengadilan 

Penyebab lan pembubaran Perseroan adalah atas penetapan Pengadilan Negeri. Beberapa alasannya misalnya, Kejaksaan beralasan Perseroan tersebut telah melanggar kepentingan umum. Selain itu juga melakukan perbuatan yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Untuk pihak berkepentingan memiliki alasan karena ada cacat hukum dalam akta pendirian. Sedangkan pemegang saham, Direksi atau Dewan Komisaris memiliki alasan karena Perseroan tersebut tidak mungkin untuk dilanjutkan lagi. Maka dari itu lebih baik harus dibubarkan.

Sedangkan pembubaran likuidasi Perseroan bisa dilakukan oleh likuidator ataupun kurator. Adapun pembubaran  harus berdasarkan keputusan RUPS atau penetapan pengadilan. 

1. Pemberitahuan Kepada Kreditor dan Menteri  

likuidasi
Perbedaan Saat Pemberitahuan Kepada Kreditor dan Menteri

Likuidator Perseroan wajib memberitahukan  semua kreditor tentang pembubaran Perseroan. Caranya dengan mengumumkan pembubaran Perseroan dalam surat kabar atau berita negara Republik Indonesia. Jangka waktu pengumuman tersebut paling lambat 30 hari sejak tanggal pembubaran Perseroan. Selain itu juga harus memberitahu Menteri Hukum dan HAM.

2. Kewajiban Likuidator dalam Pembubaran Perseroan

Saat pembubaran perseroan, likuidator memiliki kewajiban dalam proses likuidasi yait pencatatan dan juga pengumpulan kekayaan maupun utang Perseroan. Kewajiban lainnya yaitu mengumumkan dalam surat kabar dan berita negara Republik Indonesia mengenai rencana pembagian kekayaan hasil likuidasi. Selain itu pembayaran kepada para kreditor dan sebagainya.

Nah itulah pengertian likuidasi dan perbedaannya dengan pembubaran Perseroan. Diharapkan informasi diatas bisa membuat pembaca menjadi paham mengenai istilah ini. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi pembacanya.    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *