Kenali 5 hal penting Sebelum Melakukan Investasi Saham

investasi saham

Salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih adalah saham. Investasi saham adalah jenis investasi yang bisa memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Namun seiring dengan besarnya keuntungan yang bisa diperoleh, melakukan investasi di bidang ini juga memiliki risiko yang tinggi. 

Kenali Hal Penting Sebelum Melakukan Investasi Saham

Sebagai seorang pemula, kamu harus mengetahui bagaimana cara bermain saham dengan aman. Tentu saja tujuannya untuk mencegah terjadinya kerugian dan mendapatkan keuntungan yang besar. Berikut akan dijelaskan hal penting yang harus diketahui sebelum mulai melakukan investasi di instrumen saham. 

1. Pahami Apa Itu Saham

investasi saham
Memahami terlebih dahulu apa itu instrumen saham

Secara mudah bisa dijelaskan bahwa saham adalah satuan nilai sebagai bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Bila kamu membeli saham Unilever, berarti kamu menjadi pemilik sebagian dari perusahaan ini, meski jumlahnya tidak besar. Perusahaan menggunakan investasi untuk mengembangkan bisnisnya.

2. Ketahui Cara Memperoleh Keuntungan dari Saham

Terdapat beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari saham, yaitu Capital Gain dan Dividen. Capital Gain adalah keuntungan yang bisa kamu peroleh dari selisih antara harga jual dan harga saat kamu membeli saham tersebut. Dividen adalah pembagian hasil keuntungan dari perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. 

Biasanya perusahaan dengan kondisi yang sangat stabil yang melakukan pembagian dividen. Sangat jarang bagi perusahaan yang sedang berkembang untuk memberikan dividen bagi para pemegang sahamnya. Baik dividen maupun capital gain perlu kamu pahami dengan baik sebelum terjun ke saham. 

3. Memilih Perusahaan Sekuritas yang Tepat

investasi saham
Pilihlah perusahaan sekuritas yang tepat

Perusahaan sekuritas berfungsi sebagai perantara jual beli saat kamu melakukan investasi instrumen saham. Sebelum mulai berinvestasi, kamu harus memiliki rekening dana nasabah yang dibuka di perusahaan sekuritas tersebut. Fungsi rekening tersebut serupa uang elektronik yang digunakan untuk membeli saham secara online.

Pilihlah perusahaan sekuritas yang telah berpengalaman dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini untuk mencegah terjadinya penipuan yang dapat menimbulkan kerugian di pihakmu. Pahami jika perusahaan sekuritas menetapkan biaya transaksi atas pembelian dan penjualan saham yang dilakukan nasabahnya.

Setiap perusahaan menerapkan tarif yang berbeda-beda. Semakin kecil biaya transaksi tentu akan semakin menguntungkan bagi nasabah. Namun bisa jadi sebuah perusahaan menetapkan tarif yang lebih tinggi karena aplikasi dan pelayanannya yang sangat profesional dan memuaskan.

4. Merencanakan Pembelian Saham

Sebagai seorang pemula, kamu harus merencanakan pembelian saham dengan seksama. Cobalah melakukan investasi dengan biaya sekecil mungkin sebagai langkah awal. Apabila kamu sudah terbiasa, maka nilai pembelian dapat ditingkatkan.

Agar mendapat keuntungan yang maksimal, pilih nominal yang pas. Kamu dapat melakukan konsultasi dengan perusahaan sekuritas untuk menentukan besarnya saham yang akan dibeli. Perusahaan sekuritas yang baik pasti akan memberikan masukan mengenai cara menginvestasikan uang agar tidak menelan kerugian.

Jangan habiskan semua uang yang kamu miliki. Gunakan 10% dari total uang yang ada di tabunganmu setelah dikurangi dana untuk keperluan sehari-hari. Setiap bulan, isi rekening efek minimal 10% dari penghasilan bulanan untuk membeli saham.

5. Memahami Indeks Saham

investasi saham
Pahami juga tentang indeks saham

Indeks saham adalah ukuran perubahan gerak harga dari beberapa saham yang disajikan secara statistik. Saham-saham ini dipilih berdasarkan faktor tertentu. Sebagai investor pemula, sebaiknya kamu memilih berinvestasi pada saham yang terkumpul di dalam indeks LQ45 dan IDX30 karena memiliki nilai likuiditas tinggi.

Setelah memahami 5 hal penting sebelum melakukan investasi saham, maka kamu sudah siap untuk berinvestasi. Sama seperti bisnis yang lain, berinvestasi di instrumen saham bisa jadi mengalami kerugian. Bila hal ini menimpamu, jangan kapok! Tetap tenang, sabar, dan terus belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *