Mobil Rusak dan Klaim Asuransi Ditolak

Mobil rusak dan klaim asuransi ditolak. Memiliki kendaraan bermotor memang harus siap dengan segala resiko yang harus ditanggung ketika suatu hal buruk yang tidak diinginkan terjadi. Contoh kasusnya seperti mengalami kecelakaan, terbakar, atau bahkan hilang.

Para pemilik kendaraan, utamanya mobil harus memiliki asuransi kendaraan yang bisa menolongnya, atau setidaknya mampu meringankan bebas atas biaya kecelakaan tersebut. Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan ketika ingin mengklaim asuransi mobil, diantaranya:

Penyebab Klaim Asuransi Ditolak

Dalam mengajukan klaim asuransi, adakalanya klien menerima penolakan dari perusahaan asuransi karena dinilai kurang memenuhi ketentuan dan peraturan di  perusahaan. Untuk itu kamu perlu mengetahui penyebab klaim asuransi ditolak, yakni sebagai berikut:

Klaim asuransi bisa ditolak karena pengurusan klaim melebihi batas waktu yang ditentukan di dalam polis. Untuk itu, jika mengalami kecelakaan atau kehilangan, segera laporkan ke pihak kepolisian dan perusahaan asuransi.

Dokumen pengemudi yang tidak lengkap bisa menjadi pemicu tidak diterimanya suatu klaim asuransi. Untuk itu,segera urus dokumen-dokumen penting tersebut untuk meminimalisir kemungkinan klaim asuransimu akan ditolak.

Alasan lain yang membuat klaim asuransi ditolak adalah bila klien melakukan pelanggaran hukum. Misalnya seperti klien ugal-ugalan, melanggar lalu lintas atau bahkan mabuk-mabukan saat berkendara. Maka hal itu dapat membatalkan klaim asuransi.

Wilayah terjadinya kecelakaan tidak termasuk ke dalam kontrak bisa menjadi alasan bahwa asuransimu akan ditolak. Misal, jika di dalam kontrak tertulis klaim asuransi bisa diberikan jika kecelakaan terjadi hanya pada wilayah Indonesia saja, maka jika kamu mengalami kecelakaan di luar negeri, klaim asuransimu bisa ditolak.

Jangan coba-coba memalsukan kerusakan mobil secara sengaja karena hal itu dapat berujung pada penolakan klaim, atau bahkan termasuk ke dalam kategori penipuan.

Prosedur Klaim Asuransi

Setelah mengalami kecelakaan, kamu harus segera melaporkan kejadian perkara pada pihak asuransi.  Sebab, pelaporan klaim asuransi mobil paling tidak 3 kali 24 jam setelah kecelakaan atau kehilangan terjadi. Jangan lupa membawa dokumen yang dibutuhkan saat melaporkan.

Asuransi Klaim Ditolak

Apa yang Perlu Anda Ketahui Jika Asuransi Klaim Ditolak?

Selanjutnya, langkah yang harus kamu tempuh untuk memperkecil kemungkinan asuransi dapat ditolak adalah dengan melakukan peninjauan pada mobil.

Tujuannya adalah untuk melihat seberapa parah kerusakannya serta layak atau tidaknya bila diajukan klaim asuransi. Jika terbukti layak mendapat asuransi, maka segera konfirmasi ke pihak asuransi terkait pengurusan dana asuransi.

Syarat Klaim Asuransi

Agar klaim asuransi mobil dapat berjalan dengan lancar dan mudah, kamu harus melengkapi syarat-syarat terntentu, diantaranya; Segera lengkapi dokumen seperti formulir yang sudah diisi, fotokopi polis asuransi, SIM, STNK, surat keterangan dari kepolisian, dan bukti berupa foto kondisi mobil saat kecelakaan. Lakukan pelaporan terlebih dahulu via telepon atau online untuk segers mendapat penanganan.

Jika mobil kamu mengalami pencurian, laporkan kepada pihak asuransi via telepon atau online. Dokumen yang perlu dipersiapkan yakni formulir klaim, fotokopi SIM, KTP, STNK, surat keterangan dari kepolisian serta suurat pemblokiran STNK. Selanjutnya, pertemuan dengan pihak penyelidik dan apabila sudah selesai, pihak penyelidik akan menyerahkan laporan pada pihak asuransi.

Jika klaim asuransi ditolak maka pihak asuransi akan menerbitkan surat penolakan. Dan jika asuransi dapat diklaim, surat persetujuan dan RESKRIM akan diterbitkan.

Itulah hal-hal penting yang perlu kamu ketahui tentang penyebab, prosedur dan syarat terkait mengapa klaim asuransi ditolak. Semoga ini dapat menjadi informasi begruna untuk kamu yang mungkin sedang terkena musibah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *