Ketahui Tahap Pengelolaan Keuangan yang Mudah Diterapkan

pengelolaan keuangan

Masalah keuangan memang perlu diperhatikan secara khusus. Apabila berhasil sukses dalam pengelolaan keuangan, maka akan mendapatkan keuntungan di masa depan. Sayangnya belum semua orang tahu bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik dan benar, dan cenderung meremehkan pentingnya mengatur keuangan dengan baik. 

Pengelolaan keuangan adalah suatu perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian kegiatan keuangan. Tujuannya pengelolaan keuangan supaya terhindar dari kondisi lebih banyak pengeluaran daripada  pemasukan. Jika dilakukan dalam jangka panjang, maka bisa menjadi ajang untuk mengumpulkan aset harta dengan lebih baik. 

6 Tahapan Pengelolaan Keuangan 

Pengelolaan keuangan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, meski terlihat mudah tetapi harus dilakukan dengan benar, Dalam mengelola keuangan diperlukan beberapa tahapan supaya bisa mencapai tujuan. Berikut adalah beberapa tahapan pengelolaan keuangan yang mudah diterapkan. 

1. Mencatat Aset atau harta yang Dimiliki

Tahap yang pertama adalah mencatat aset-aset yang dimiliki, aset yang bersifat produktif maupun konsumtif. Aset produktif adalah aset atau harga yang bisa memberikan keuntungan ketika aset tersebut dijual kembali karena nilainya relatif meningkat. Contoh nya yaitu tabungan, rumah dan juga tanah.

Sedangkan aset konsumtif merupakan aset yang tidak memberikan keuntungan. Maksudnya ketika dijual kembali nilainya akan turun. Contoh aset konsumtif adalah mobil, perlengkapan rumah tangga, elektronik, gadget dan sebagainya.

2. Mencatat Semua Pemasukan dan Pengeluaran 

pengelolaan keuangan
Rajin Mencatat Pengeluaran atau Pemasukan

Tahap selanjutnya yaitu diharuskan untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Hal ini sangat penting supaya memiliki rekapan arus kas keuangan sehingga bisa menganalisa keuangan yang telah dikeluarkan. Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin, selanjutnya isa menganalisa komponen pengeluaran dan juga pemasukan terbesar.

Setelah mengetahui pengeluaran dan pemasukan terbesar tentu akan mencari celah untuk menekan pengeluaran yang tidak perlu. Selain itu, juga perlu melihat adanya peluang pemasukan tambahan. Hal ini penting untuk diperhatikan.

3. Memperhatikan Pengeluaran Rutin 

Tahapan pengelolaan keuangan yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah pengeluaran rutin. Apabila sudah dilakukan pencatatan dari pemasukan maupun pengeluaran perlu untuk memperhatikan pengeluaran rutinnya. Tahapan ini sangat diperlukan supaya bisa merencanakan kembali dan melakukan pemetaan terhadap pengeluaran. 

4. Menyusun Budgeting

pengelolaan keuangan
Merencanakan Budgeting dengan Tepat

Namanya juga pengelolaan keuangan tentu akan selalu berhubungan dengan menyusun budgeting. Sebelum menyusun budgeting ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Selanjutnya juga harus memilih mana yang menjadi prioritas kebutuhan.

5. Merencanakan Program untuk Masa Depan 

Supaya bisa mengelola keuangan dengan lebih baik, sebaiknya merencanakan keperluan jangka panjang dengan sangat baik. Ketika merencanakan program untuk masa depan maka perlu untuk memperkirakan target periode dan yang dibutuhkan. Kemudian tentukan target dana yang perlu disisihkan setiap bulannya. 

6. Menabung Secara Periodik untuk Masa Depan 

pengelolaan keuangan
Biasakan Diri Untuk Menabung

Tahapan pengelolaan keuangan yang terakhir adalah mempersiapkan dana untuk masa depan dengan cara menabung atau melakukan investasi. Anda juga bisa mempersiapkan berapa dana yang perlu disisihkan. Apabila Anda memilih menabung berarti tidak akaan mendapatkan imbang hasil dari tabungan.

Jika Anda memilih untuk melakukan investasi, maka akan mendapatkan imbalan hasil atas investasi yang dilakukan. Ada banyak jenis investasi yang dipilih, seperti deposito, reksadana, emas, properti, saham dan sebagainya. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Nah itulah pengertian dan tahapan pengelolaan keuangan. Diharapkan dengan informasi diatas pembaca lebih sadar akan pentingnya mengelola keuangan setelah itu mulai membiasakan diri untuk mengelolanya dengan baik. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *