5 Cara Pengurusan Perizinan Badan Usaha Mudah dan Tanpa Ribet

perizinan badan usaha

Selama ini banyak orang yang memiliki usaha malas untuk mengurus perizinan badan usaha. Alasannya karena terlalu ribet padahal seharusnya tidak seperti ketika telah mengetahui syarat, cara dan proses mengurusnya. Perlu diketahui memiliki izin badan usaha merupakan suatu keharusan untuk memperlancar berjalannya usaha.

Apa Itu Badan Usaha?

perizinan badan usaha
Memahami Pengertian Badan Usaha

Badan usaha merupakan kesatuan hukum serta usaha ekonomi yang memiliki tujuan untuk mencari keuntungan. Selama ini banyak orang yang menganggap jika badan usaha itu sama dengan perusahaan. Padahal keduanya berbeda, badan usaha adalah lembaga, sedangkan perusahaan adalah tempat badan usaha mengelola produksi dalam kegiatan usaha. 

Badan usaha itu sendiri memiliki tiga jenis, yaitu perusahaan perseorangan (PT), koperasi dan juga BUMN. Sedangkan BUMN masih terbagi menjadi 3 jenis badan usaha. Ketiganya adalah Perjan (Perusahaan Jawatan), Perum (Perusahaan Umum), PT (Perseroan Terbatas), dan BUMS. 

5 Cara Pengurusan Perizinan Badan Usaha 

1. Pembuatan Akta Perusahaan 

Cara yang pertama adalah membuat surat akta perusahaan. Isi data akta perusahaan ini adalah informasi lengkap tentang usaha yang Anda miliki. Mulai dari nama perusahaan, bergerak di bidang usaha apa, nama-nama pemilik modal, besarnya modal dasar dan disetor. Selain itu juga berisi struktur pengurus perusahaan, seperti direktur, komisaris dan sebagainya.

Dalam pembuatan akta perusahaan diharuskan untuk dibuat ditandatangani oleh notaris. Sebelumnya terlebih dahulu harus menyertakan fotokopi KTP pendirinya. Setelah itu Anda akan mendapatkan SK Pengesahan Akta Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM.

2. Mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha

Cara perizinan badan usaha selanjutnya adalah mendapatkan surat keterangan domisili usaha. Untuk mendapatkannya harus mengajukan permohonan kepada kepala desa atau kelurahan setempat. Syaratnya dengan melampirkan fotokopi bukti kepemilikan atau kontrak tempat usaha, fotokopi pajak bumi dan bangunan tahun terakhir.

Syarat berikutnya adalah menyertakan surat keterangan dari pemilik gedung apabila menempati gedung perkantoran. Setelah menyerahkan syarat-syarat yang dibutuhkan tunggu sampai prosesnya selesai. Setelah selesai Anda akan mendapatkan surat keterangan alamat domisili usaha.

3. Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 

perizinan badan usaha
Lengkapi Dahulu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Untuk bisa mendapatkan NPWP terlebih dahulu harus mendaftarkan diri sebagai wajib pajak di kantor pelayanan pajak (KPP) setempat. Akan tetapi sebelumnya harus mempersiapkan syarat yang dibutuhkan, seperti bukti pelunasan PBB, bukti kepemilikan/sewa tempat usaha dan lampiran bukti pajak pendapatan (PPN) atas sewa gedung.

Setelah menyerahkan syarat yang dibutuhkan akan mendapatkan NPWP. Biasanya akan disertai surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak. Dari nomor inilah akan bisa melaksanakan segala hak dan kewajiban perpajakan.

4. Mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP merupakan surat izin yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan perdagangan. SIUP itu sendiri sebagai tanda jika Anda sudah bisa menjalankan usaha di bidang perdagangan maupun jasa. Supaya bisa mendapatkan maka harus mengajukan permohonan dengan beberapa persyaratan.

Syarat yang diminta adalah surat izin tempat usaha (SITU) dan pas foto pimpinan perusahaan atau direktur. Untuk pemilik usaha kecil dan menengah bisa melakukan permohonan di Dinas Perdagangan tingkat kota/kabupaten. Sedangkan SIUP besar harus diajukan di Dinas Perdagangan tingkat provinsi.

5. Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

perizinan badan usaha
Proses Terakhir, Mengurus Tanda Daftar Perusahaan

Semua jenis badan usaha wajib memiliki TDP. TDP merupakan bukti nyata bahwa usaha yang dimiliki telah terdaftar dan disahkan. Untuk mendapatkannya caranya dengan mendaftarkan diri ke Dinas Perdagangan. Dokumen yang diperlukan adalah akta pendirian, surat keterangan domisili perusahaan, NPWP, pengesahan dari pengadilan serta SIUP. 

Nah itulah 5 cara pengurusan perizinan badan usaha tanpa ribet. Diharapkan informasi di atas bisa membuat siapa saja yang memiliki usaha mau mengurus izin dari badan usaha dari usaha yang dimiliki. Karena memang cara yang harus ditempuh tidak rumit dan tergolong mudah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *