Kupas Tuntas Tentang Surat Izin Tempat Usaha yang Perlu Dipahami

surat izin tempat usaha

Pada saat mempunyai keinginan untuk memiliki perusahaan tentunya membutuhkan tempat usaha atau kantor untuk operasionalnya. Ketika mendirikan suatu usaha atau bisnis tidak bisa didirikan begitu saja. Bangunan tempat usaha harus memiliki legalitas demi kelancaran operasionalnya. Maka dari itu memerlukan surat izin tempat usaha (SITU). 

Apa Itu SITU? 

surat izin tempat usaha
Memahami Dokumen SITU

Surat izin tempat usaha atau SITU merupakan surat legalitas yang dikeluarkan oleh badan hukum kepada perusahaan, badan usaha, perorangan. Isinya menyatakan bahwa tempat usaha untuk memulai suatu usaha telah sesuai dengan tata ruang wilayah setempat. Maka selanjutnya bisa digunakan untuk kegiatan usaha, produksi atau penanaman modal.

Dengan adanya SITU, maka suatu perusahaan tidak akan mendapatkan masalah dari pihak eksternal apabila ada yang merasa terganggu oleh kehadiran usaha di tempat tersebut. Untuk itu disarankan  mengurus surat izin tempat usaha sejak awal didirikannya perusahaan. Ini semua dilakukan demi kelancaran operasional perusahaan tersebut.

Memiliki surat izin tempat usaha merupakan suatu kewajiban karena sudah ada peraturan daerah (Perda). Jadi SIUP merupakan suatu keharusan yang telah disahkan oleh pemerintah. Sehingga jika tidak dilakukan maka perusahaan akan mendapatkan sanksi. Untuk mengurusnya sangat mudah jadi jangan malas untuk mengurusnya.

Persyaratan Membuat SITU

surat izin tempat usaha
Persyaratan untuk Membuat SITU

Terdapat beberapa syarat untuk membuat SITU. Syarat ini harus dipenuhi sebagai bagian dari prosedur pembuatan SITU. Formulir isian lengkap dan sudah ditandatangani, berita acara pemeriksaan lapangan, fotokopi IMB, foto permohonan ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar, denah lokasi tempat usaha.

Persyaratan selanjutnya adalah fotokopi pelunasan PBB tahun berjalan, izin sewa atau kontrak gedung, fotokopi sertifikat tanah atau akta tanah. Fotokopi akta pendirian perusahaan dari notaris. Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga, fotokopi KTP pemohon dan surat keterangan domisili perusahaan. Semua persyaratan tersebut harus dipenuhi oleh pemohon.

Prosedur Pembuatan Surat Izin Tempat Usaha 

1. Datang ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Banyak orang awam yang belum mengetahui bagaimana cara membuat SITU. Caranya cukup mudah yaitu datang ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP tingkat kabupaten/kota. Di lokasi inilah Anda mengajukan permohonan pembuatan surat izin tempat usaha (SITU).

Supaya lebih yakin dan paham maka tanyakan apa saja persyaratan yang dibutuhkan. Biasanya setiap daerah terdapat perbedaan dalam hal persyaratan. Pada umumnya persyaratan membuat SITU adalah fotokopi KTP, IMB, STTS PBB, SPPT tahun terakhir, fotokopi akte pendirian perusahaan atau kantor, dan sebagainya.

2. Mengisi Formulir Pembuatan SITU 

surat izin tempat usaha
Proses Mengisi Formulir SITU

Setelah semua dokumen persyaratan yang diminta telah dipenuhi, selanjutnya mengisi formulir SITU. Formulir SITU tersebut harus dilampiri dengan keterangan izin surat tertulis dari tetangga kiri, kanan, depan dan belakang lokasi bisnis. Tanpa adanya  izin dari tetangga maka permohonan SITU tidak akan diproses.

Izin dari tetangga tersebut harus dalam bentuk tanda tangan. Isinya menyatakan tidak keberatan dengan adanya usaha yang nantinya akan dijalankan oleh orang yang membuat SITU. Artinya tetangga sekitar tempat usaha mendukung berdirinya perusahaan tersebut.

3. Pengesahan Formulir Pembuatan SITU

Setelah formulir pembuatan SITU selesai diisi maka selanjutnya harus meminta pengesahan. Pengesahan tersebut diketahui oleh pejabat kelurahan/desa dan kecamatan setempat. Hal ini dilakukan untuk memperkuat surat izin tempat usaha (SITU). 

4. Menyerahkan Formulir ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Setelah formulir pembuatan SITU telah disahkan oleh pejabat kelurahan/ desa dan kecamatan setempat, selanjutnya tinggal menyerahkannya ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP tingkat kabupaten/kota. Selanjutnya pengajuan pembuatan SITU akan diproses.

5. Membayar Pengajuan SITUP 

Selanjutnya pemohon harus membayar pengajuan dokumen SITU. Untuk besarnya nominal yang harus dibayar biasanya setiap daerah berbeda-beda. Namun rata-rata biaya yang harus dibayar adalah Rp 5000 per meter. 

6. SITU Sudah Selesai 

Waktu yang dibutuhkan dalam penerbitan SITU tidak ada ketentuannya. Tetapi rata-rata akan selesai dalam jangka waktu 6-7 hari setelah permohonan lengkap telah diterima. Masa berlaku SIUP ini yaitu 3 tahun dan bisa diperpanjang tetapi harus direview kembali.

Itulah penjelasan tentang surat izin tempat usaha serta prosedur pembuatannya. Diharapkan penjelasan tersebut bisa dipahami dan tidak membuat bingung dalam mengurus SITU. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *