Usaha Percetakan: Tips Memulai dan Rincian Modal yang Dibutuhkan

usaha percetakan

Salah satu usaha yang saat ini memiliki peluang sangat besar adalah percetakan. Peluang ini tidak terlepas dari perkembangan zaman yang semakin pesat. Usaha percetakan juga masih belum banyak pesaingnya berbeda dengan jenis usaha lainnya. Tertarik ingin memulainya? Simak dulu tips dan rincian memulai usaha ini.

Tips Memulai Usaha Percetakan 

1. Mencari Informasi Sebanyak Mungkin

Tips pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi sebanyak mungkin, terutama tentang modal. Mencari tahu berapa modal yang dibutuhkan sangatlah penting. Hal ini berpengaruh dalam menentukan langkah awal yang harus diambil. Setelah mengetahui berapa modal yang dibutuhkan, selanjutnya mencari tahu peralatan yang dibutuhkan.

Tidak cukup hanya itu saja, Anda juga perlu tahu apa saja keahlian yang dibutuhkan untuk menekuni usaha percetakan. Jika belum memiliki keahlian yang dibutuhkan maka terlebih dahulu bisa kursus atau belajar kepada orang yang lebih paham bidang ini. Setelah semua siap  baru bisa memulainya.

2. Pesaing Adalah Kawan

usaha percetakan 1
Menganggap Pesaing di Dunia Percetakan Adalah Kawan

Banyak orang yang menekuni bidang usaha ini menganggap vendor lain adalah pesaing. Jangan pernah memiliki pemikiran seperti itu, karena Anda tentu membutuhkan ilmu dari ahlinya. Maka dari itu, penting untuk menjalin kerja sama dengan vendor yang telah berpengalaman dalam usaha ini. 

Terpenting Anda harus memiliki ilmu dasar mengenai percetakan, dimulai dari jenis kertas. Jenis-jenis kertas tersebut, seperti HVS, ivory, CTS dan sebagainya. Dalam dunia percetakan kertas merupakan bahan yang sangat penting dalam proses percetakan. Semakin tinggi harga kertas maka biaya cetak juga akan tinggi. 

3. Memahami  Tahapan Produksi 

Dalam menjalankan usaha ini sangat penting untuk mengetahui  tahapan produksi. Proses produksi ini tidak bisa dihafal karena ketekunan dalam menjalankan usaha ini akan membuat semakin paham. Sebagai pemula Anda harus memahami tahapan produksi usaha percetakan . Selain itu juga harus bisa mengoperasikan peralatan cetak.

Tahapan produksi yang harus dipahami adalah menerima order lalu menganalisisnya. Kemudian mengkalkulasikan harga cetak dengan DP 20% dari total harga cetak. Selanjutnya komponen produksi yang dibutuhkan, proses produksi, pengontrolan kualitas, packing, pengantaran atau diambil sendiri dan terakhir adalah pembayaran.

4. Membuat Rancangan Bisnis 

usaha percetakan 2
Membuat Rencana Usaha yang Matang

Selain niat dan kemauan besar, suatu usaha akan mencapai keberhasilan jika dibarengi dengan keahlian mumpuni. Dalam memulai usaha ini terlebih dahulu harus membuat rancangan bisnis. Hal ini sangat penting karena berjalannya usaha juga berdasarkan strategi yang telah dibuat sebelumnya. 

Catat semua informasi yang telah didapatkan. Mulai dari jumlah modal, biaya untuk berbelanja kebutuhan awal, biaya transportasi, biaya operasional dan sebagainya. Jangan lupa untuk menyertakan juga kisaran keuntungan harian yang diperoleh. Serta berapa lama modal awal akan kembali sepenuhnya. Strategi pemasaran dan promosi apa yang akan dijalankan. 

5. Mempromosikan Usaha 

Suatu usaha yang dijalani bisa dikenal banyak orang karena adanya promosi. Promosi menjadi satu hal yang memang cukup penting. Ada banyak jenis promosi yang bisa dilakukan. Untuk lebih hemat biaya, Anda bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Rincian Modal Memulai Usaha 

usaha percetakan 3
Memperkirakan Modal yang Dibutuhkan

Dalam memulai usaha percetakan sangat penting untuk mengetahui rincian modal yang harus dikeluarkan. Saat awal merintis pastinya menjalani usaha percetakan kecil-kecilan dan dalam skala rumahan. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa gedung. Berikut rinciannya:

Mesin cetak dan mesin printer seharga 10 juta rupiah, komputer dengan harga 7 juta, mesin pemotong kertas harganya 5 juta, mesin laminating seharga 2 juta, tinta untuk mesin cetak harganya 1,5 juta, berbagai jenis kertas yang dibutuhkan dengan harga 5 juta. CD berisi aplikasi Photoshop, CorelDraw dan Adobe terbaru total harganya 500 ribu.

CD yang berisi instalasi program desain, kalender dan frame foto seharga 500 ribu, etalase dengan harga 5 juta. Total modal yang dibutuhkan sebesar 35 juta hingga 40 juta. Angka ini tergolong kecil karena tidak ada biaya untuk sewa gedung.

Itulah tips dan rincian memulai usaha percetakan. Diharapkan penjelasan diatas bisa memberikan gambaran tentang usaha ini. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk pembaca semuanya.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *