Volatilitas Saham Adalah? Simak Informasinya Disini! 

volatilitas saham adalah

Bagi Anda yang terjun dalam investasi saham maka diharuskan untuk mengetahui dan memahami tentang volatilitas saham. Sebab, volatilitas saham adalah hal yang tidak bisa diabaikan oleh setiap investor saham. Tujuannya, agar bisa menentukan perhitungan yang tepat tentang harga saham. 

Setiap lembar saham yang berada di Bursa Efek. Saham blue clip maupun saham gorengan pastikan mengalami atau merasakan dampak dari volatilitas. Dikarenakan memberikan dampak pada dunia saham maka keberadaan volatilitas perlu diperhatikan. Sebenarnya apa pengertian dari istilah ini? Simak penjelasannya dibawah ini.

Lalu, Volatilitas Saham Adalah?

volatilitas saham adalah
Memahami pengertian volatilitas saham

Volatilitas adalah suatu perhitungan yang kemudian menentukan naik dan turunnya harga pada saham. Volatilitas ini juga berlaku pada valuta asing. Selisih dari nilai saham maupun valuta asing akan mewakili pasar lalu memberikan dampak  pada sektor perdagangan. 

Pasar yang memiliki volatilitas tinggi bisa mempengaruhi pergerakan saham lebih cepat dibandingkan pasar dengan volatilitas rendah. Keberadaan volatilitas ternyata bisa juga digunakan untuk mengukur risiko. Akan tetapi, tidak bisa digunakan atau dijadikan patokan dari transaksi valas. 

Sedangkan volatilitas saham adalah standar deviasi yang dihitung tahunan. Keberadaan volatilitas ini nantinya akan digunakan untuk mengukur risiko saham pada tahun selanjutnya. Kondisi ini disebabkan oleh jumlah transaksi yang berbeda lalu mengakibatkan perubahan pada harga saham dalam waktu singkat.

Namun, apabila investasi saham yang dilakukan bertujuan supaya memperoleh keuntungan dalam waktu singkat, maka saham dengan volatilitas tinggi akan berpotensi mengalami kenaikan harga. Akan tetapi,  hal tersebut sebanding dengan resikonya yang lebih tinggi. Inilah yang harus diingat oleh para investor. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi Volatilitas

volatilitas saham adalah
Berbagai faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga saham

1. Faktor Kinerja Perusahaan

Ternyata harga saham juga mencerminkan kinerja dari suatu perusahaan. Apabila kinerja perusahaan tersebut buruk maka harga saham akan menurun. Sebaliknya jika kinerja perusahaan cukup baik maka harga sama akan meningkat. 

Dalam hal ini yang dimaksud dengan kinerja perusahaan yaitu lingkupnya cukup luas. Mulai dari kinerja penjualan perusahaan, laporan keuangan, peluncuran produk baru, dan berita tentang perusahaan. Lingkup juga terkait dengan masalah di dalam perusahaan, pembagian dividen, merger, akuisisi dan masih banyak lagi.

2. Faktor Kinerja Industri

Harga saham tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja perusahaan saja, tetapi juga dipengaruhi oleh kinerja industri. Dalam hal ini harga saham dipengaruhi oleh kekuatan kinerja pada sektor industri masing-masing. Sektor industri yang cerah akan membawa dampak pada kinerja perusahaan sehingga harga saham di sektor tersebut rata-rata lebih tinggi dari harga saham di sektor lainnya.

3. Faktor Ekonomi Makro

Volatilitas juga terkait dengan ekonomi makro. Kondisi ekonomi suatu negara dan hubungannya dengan negara lainnya juga akan mempengaruhi bursa saham negara tersebut. Ketika kondisi ekonomi suatu negara cerah, bursa saham marak dan daya beli meningkat maka harga saham rata-rata akan naik. 

Begitupun sebaliknya jika kondisi ekonomis suatu negara sedang menurun biasanya akan tercermin pada harga saham yang terus melemah. Pengumuman mengenai kebijakan dan juga indikator ekonomi negara seperti inflasi, neraca perdagangan, suku bunga akan selalu dicermati oleh para investor saham. Sebab, ini akan memiliki dampak juga pada harga saham.

4. Faktor Sentimen Pasar

Naik turunnya harga saham juga dipengaruhi oleh sentimen pasar. Pelaku pasar yang selalu optimis dan euforia biasanya bisa mendorong kenaikan harga saham. Sebaliknya jika pelaku pasar sedang panik maka akan mendorong harga saham menurun.

5. Faktor Lainnya

Faktor terakhir yang mempengaruhi volatilitas adalah beberapa faktor lain diluar yang telah disebutkan sebelumnya. Berbagai faktor lain yang tidak berkaitan secara langsung dengan pasar atau ekonomi ternyata juga bisa mempengaruhi naik turunnya harga saham. Contohnya seperti kondisi politik, konflik, perang, terorisme, bencana alam dan sebagainya.

Dari informasi ini bisa kita pahami bahwa volatilitas saham adalah hal penting yang harus dipahami oleh setiap investor saham. Sebab, volatilitas ini akan menentukan harga saham. Jika Anda terjun di dunia saham maka perlu memahami penjelasan diatas. Semoga bermanfaat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *